toefl

Berapa Lama Belajar TOEFL? Jadwal Realistis Berdasarkan Level

24 Agustus 202610 min readBy English Exam

Key Takeaways

  • Sebagian besar peserta TOEFL membutuhkan 4 hingga 12 minggu belajar terfokus, tergantung level bahasa Inggris awal mereka.
  • Penutur tingkat lanjut (C1) bisa mempersiapkan diri dalam 2 hingga 4 minggu dengan mempelajari perubahan format 2026.
  • Pelajar tingkat menengah (B1-B2) biasanya memerlukan 8 hingga 12 minggu dengan 7 hingga 10 jam per minggu.
  • TOEFL iBT 2026 berdurasi 90 menit dengan modul adaptif di Reading dan Listening, yang mengubah cara Anda mengalokasikan waktu persiapan di keempat bagian.
Berapa Lama Belajar TOEFL? Jadwal Realistis Berdasarkan Level

Waktu persiapan TOEFL yang paling umum adalah 4 hingga 12 minggu. Angka pastinya tergantung level bahasa Inggris Anda saat ini, skor target, dan berapa jam per minggu yang bisa Anda luangkan untuk belajar. TOEFL iBT 2026 hanya berdurasi 90 menit, tetapi formatnya mencakup modul adaptif dan tipe soal baru yang memerlukan latihan khusus meskipun bahasa Inggris Anda sudah kuat.

Panduan ini menguraikan berapa lama belajar TOEFL berdasarkan level CEFR, menjelaskan estimasi waktu persiapan TOEFL sesuai skor target, dan menunjukkan di mana sebaiknya Anda mengalokasikan waktu belajar di keempat bagian.

Berapa Lama Persiapan TOEFL Berdasarkan Level Bahasa Inggris?

Level bahasa Inggris awal Anda adalah faktor terbesar dalam menentukan berapa lama Anda perlu mempersiapkan diri. Berikut adalah perkiraan realistis berdasarkan kerangka CEFR yang digunakan ETS sebagai acuan pelaporan skor TOEFL.

Level AwalEstimasi WaktuJam per MingguYang Perlu Difokuskan
Tingkat Lanjut (C1)2 hingga 4 minggu5 hingga 8 jamFormat ujian, manajemen waktu, tipe soal
Menengah Atas (B2)4 hingga 8 minggu7 hingga 10 jamStrategi soal, kefasihan berbicara, struktur tulisan
Menengah (B1)8 hingga 12 minggu10 hingga 15 jamKosakata, tata bahasa, kecepatan mendengarkan, keempat bagian
Pra-Menengah (A2-B1)3 hingga 6 bulan15+ jamPeningkatan bahasa Inggris umum sebelum latihan khusus ujian

Estimasi ini berdasarkan analisis jadwal persiapan yang dilaporkan oleh Study.com dan Magoosh, disesuaikan dengan format 2026 yang lebih singkat. Sebagian besar pakar merekomendasikan 8 hingga 12 minggu sebagai periode persiapan standar untuk pelajar tingkat menengah (Study.com, 2026).

Mengapa Format 2026 Mengubah Waktu Persiapan yang Anda Butuhkan?

TOEFL iBT mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Memahami perubahan ini membantu Anda menghindari pemborosan waktu persiapan pada materi yang sudah usang.

Ujian saat ini berdurasi sekitar 90 menit, turun dari lebih dari 3 jam pada versi sebelumnya. Reading dan Listening menggunakan sistem modul adaptif (adaptive modules) di mana performa Anda pada Modul 1 menentukan apakah Anda menerima Modul 2 yang lebih mudah atau lebih sulit. Writing kini mencakup Build a Sentence (menyusun kalimat) dan Write for an Academic Discussion, menggantikan tugas Integrated Writing yang lama. Speaking memiliki dua tugas: Listen and Repeat (dengar dan ulangi) dan Take an Interview (wawancara).

Perubahan ini memengaruhi persiapan Anda dalam tiga hal. Pertama, ujian yang lebih singkat berarti Anda tidak perlu melatih daya tahan untuk ujian berjam-jam. Kedua, format adaptif berarti performa Modul 1 Anda lebih penting karena menentukan batas atas skor Anda. Ketiga, tipe soal baru (Complete the Words (melengkapi kata), Build a Sentence, Read in Daily Life (membaca kehidupan sehari-hari)) tidak memiliki padanan dalam materi persiapan lama.

Jika Anda menggunakan sumber belajar yang diterbitkan sebelum 2024, periksa apakah sumber tersebut mencakup format terkini. Materi yang sudah usang akan membuang waktu Anda pada tipe soal yang sudah tidak ada lagi. Untuk penjelasan lengkap tentang struktur ujian saat ini, lihat Panduan Lengkap TOEFL iBT 2026 kami.

Berapa Jam per Minggu Sebaiknya Anda Belajar?

Total jam belajar lebih penting daripada jumlah minggu. Peserta yang belajar 15 jam per minggu selama 4 minggu (total 60 jam) biasanya membuat kemajuan lebih besar dibandingkan seseorang yang belajar 3 jam per minggu selama 10 minggu (total 30 jam).

Berikut estimasi total jam belajar berdasarkan target peningkatan:

TujuanTotal Jam yang DibutuhkanJadwal Umum
Mempelajari format (sudah C1)20 hingga 40 jam2 hingga 4 minggu, 10 jam/minggu
Meningkat 1 level band40 hingga 80 jam4 hingga 8 minggu, 10 jam/minggu
Meningkat 2+ level band80 hingga 200 jam8 hingga 16 minggu, 10 hingga 15 jam/minggu
Membangun bahasa Inggris dari B1200+ jam3 hingga 6 bulan, 15+ jam/minggu

Angka-angka ini sejalan dengan penelitian pembelajaran bahasa umum yang dirujuk ETS dalam panduan persiapan mereka. Satu level band pada skala TOEFL 1-6 kurang lebih setara dengan perpindahan dari satu setengah level CEFR ke level berikutnya (misalnya, B2 bawah ke B2 atas).

Bagaimana Membagi Waktu di Keempat Bagian?

Tidak semua bagian membutuhkan waktu persiapan yang sama. Bagian terlemah Anda layak mendapat perhatian paling besar, tetapi struktur setiap bagian juga menentukan berapa banyak latihan yang diperlukan.

Reading (25 menit saat ujian): Reading memiliki tiga tipe soal, yaitu Complete the Words, Read in Daily Life, dan Read an Academic Passage. Complete the Words menguji kosakata dalam konteks. Read in Daily Life menggunakan teks sehari-hari seperti email dan pengumuman. Read an Academic Passage adalah format pemahaman bacaan tradisional. Jika kosakata Anda kuat, Anda mungkin hanya perlu 1 hingga 2 minggu latihan pada format soal. Jika kosakata merupakan kelemahan, alokasikan 15 hingga 20 persen dari total waktu belajar Anda di sini.

Coba soal Complete the Words gratis untuk melihat formatnya dan menilai level awal Anda.

Listening (sekitar 30 menit saat ujian): Listening memiliki empat tipe soal, yaitu Listen and Choose a Response, Listen to a Conversation, Listen to an Announcement, dan Listen to an Academic Talk. Anda hanya mendengar setiap audio satu kali pada ujian sesungguhnya, sehingga kemampuan mencatat dengan cepat sangat penting. Sebagian besar peserta meremehkan berapa banyak latihan mendengarkan yang mereka butuhkan. Alokasikan 25 hingga 30 persen dari waktu persiapan Anda untuk mendengarkan, terutama jika bahasa ibu Anda memiliki sistem bunyi yang sangat berbeda dari bahasa Inggris.

Coba soal Listen to a Conversation gratis untuk menguji pemahaman mendengarkan Anda dalam kondisi nyata.

Writing (sekitar 20 menit saat ujian): Writing memiliki dua tugas, yaitu Build a Sentence (tugas tata bahasa seret dan lepas) dan Write for an Academic Discussion (respons tertulis singkat terhadap topik akademik). Tugas Academic Discussion menggantikan tugas Integrated Writing yang lama dan lebih singkat; Anda menulis sekitar 100 hingga 120 kata dalam 10 menit. Jika Anda sudah bisa menulis paragraf bahasa Inggris yang jelas, fokuslah mempelajari kriteria rubrik penilaian secara spesifik. Alokasikan 20 hingga 25 persen dari waktu Anda. Untuk strategi menulis dan detail rubrik, lihat panduan Tips Writing TOEFL kami.

Speaking (sekitar 15 menit saat ujian): Speaking memiliki dua tugas, yaitu Listen and Repeat dan Take an Interview. Listen and Repeat mengharuskan Anda mendengarkan sebuah kalimat dan mengulanginya dengan akurat. Take an Interview meminta Anda menjawab pertanyaan tentang pengalaman dan opini pribadi. Speaking adalah bagian yang paling membuat sebagian besar peserta merasa tidak percaya diri. Alokasikan 25 hingga 30 persen dari waktu Anda untuk latihan berbicara, dan rekam diri Anda secara rutin agar bisa mendengar peningkatan pelafalan dan kefasihan Anda.

Coba soal Take an Interview gratis untuk berlatih berbicara dalam kondisi ujian.

Apa Cara Tercepat Mempersiapkan TOEFL?

Jika waktu Anda terbatas, fokuslah pada kegiatan yang berdampak tinggi daripada belajar bahasa Inggris secara umum.

Minggu 1: Pelajari formatnya. Ikuti satu tes latihan lengkap untuk mendapatkan skor awal Anda. Baca tentang setiap tipe soal dan pahami rubrik penilaiannya. Identifikasi dua bagian terlemah Anda.

Minggu 2: Latih bagian yang lemah. Lakukan latihan berwaktu untuk tipe soal terlemah Anda. Untuk listening, berlatihlah mencatat saat audio diputar. Untuk speaking, rekam diri Anda menjawab contoh soal dan bandingkan respons Anda dengan contoh bernilai tinggi.

Minggu 3: Bangun stamina ujian. Ikuti tes latihan lengkap lagi dalam kondisi waktu sesungguhnya. Tinjau setiap jawaban yang salah dan pahami mengapa Anda salah menjawabnya. Fokuskan sisa waktu belajar pada tipe soal spesifik di mana Anda kehilangan paling banyak poin.

Minggu 4: Perbaiki dan tinjau. Ikuti tes latihan terakhir. Tinjau Rubrik Penilaian TOEFL untuk memahami secara persis apa yang dicari penilai. Latih tipe soal mana pun yang masih terasa asing.

Rencana 4 minggu ini paling cocok untuk peserta di level B2 atau di atasnya. Jika skor tes latihan Anda di bawah band 3 pada bagian mana pun, kemungkinan besar Anda membutuhkan lebih dari 4 minggu.

Apakah Skor Target Mengubah Berapa Lama Anda Perlu Belajar?

Ya. Waktu yang Anda butuhkan tidak hanya tergantung pada level awal, tetapi juga pada skor yang disyaratkan universitas atau program Anda.

Sebagian besar universitas mensyaratkan skor total antara 15 dan 24 dari 30 (dikonversi dari empat band per bagian). Target 20 atau lebih biasanya memerlukan bahasa Inggris minimal level B2 dan 6 hingga 8 minggu persiapan. Target 24 atau lebih memerlukan bahasa Inggris level C1 yang kuat dan latihan disiplin di keempat bagian.

Untuk detail tentang skor yang disyaratkan universitas tertentu, lihat panduan Persyaratan Skor TOEFL kami.

Jika universitas target Anda mensyaratkan skor tinggi di bagian tertentu (misalnya, banyak program pascasarjana mensyaratkan minimal band 4 di Speaking dan Writing), alokasikan waktu persiapan ekstra untuk bagian-bagian tersebut terlepas dari level bahasa Inggris Anda secara keseluruhan.

Bagaimana Mengetahui Anda Sudah Siap?

Pantau kesiapan Anda dengan tiga indikator:

Skor tes latihan sudah konsisten. Ikuti setidaknya dua tes latihan dalam kondisi waktu sesungguhnya. Jika skor Anda stabil dan sesuai atau di atas target, Anda sudah siap. Jika bervariasi lebih dari 2 poin antar percobaan, Anda perlu lebih banyak latihan di bagian yang tidak konsisten.

Anda menyelesaikan setiap bagian tepat waktu. Manajemen waktu adalah faktor kritis pada TOEFL. Jika Anda rutin kehabisan waktu di Reading atau tidak bisa menyelesaikan respons Writing dalam 10 menit, Anda perlu lebih banyak latihan berwaktu. Ujian 2026 lebih singkat, tetapi tekanan waktu per soal lebih tinggi karena setiap soal memiliki bobot lebih besar.

Anda bisa menjelaskan kesalahan Anda. Setelah tes latihan, tinjau setiap jawaban yang salah. Jika Anda bisa menjelaskan mengapa jawaban yang benar itu tepat dan mengapa jawaban Anda salah, berarti Anda memahami materinya. Jika Anda terkejut dengan jawaban yang benar, Anda perlu mempelajari tipe soal tersebut lebih mendalam.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bisakah Anda Mempersiapkan TOEFL dalam 2 Minggu?

Ya, jika bahasa Inggris Anda sudah di level C1 atau lebih tinggi. Dua minggu cukup untuk mempelajari format ujian 2026, berlatih setiap tipe soal beberapa kali, dan mengikuti satu atau dua tes latihan. Waktu tersebut tidak cukup untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris Anda secara signifikan. Jika skor Anda di bawah band 4 pada tes latihan, dua minggu kemungkinan tidak memadai.

Apakah 1 Bulan Cukup untuk Belajar TOEFL?

Satu bulan (4 minggu) cukup bagi sebagian besar peserta level B2 yang bisa belajar 10 hingga 15 jam per minggu. Itu memberi Anda total 40 hingga 60 jam, cukup untuk mempelajari format, berlatih semua tipe soal, dan mengikuti 2 hingga 3 tes latihan. Jika Anda memulai dari level B1, satu bulan mungkin terlalu singkat kecuali Anda bisa belajar penuh waktu.

Apakah Sulit Mendapatkan Skor 79 pada TOEFL?

TOEFL 2026 menggunakan skala band 1-6 per bagian dan skor total dari 30, bukan skala lama 0-120. Skor 79 pada skala lama tidak lagi berlaku. Dalam sistem saat ini, total 20 dari 30 (rata-rata band 5 di semua bagian) mewakili tingkat pencapaian yang serupa. Bagi penutur bahasa Inggris level B2, mencapai band 5 di semua bagian biasanya memerlukan 6 hingga 10 minggu persiapan terfokus.

Berapa Lama Sebaiknya Anda Belajar Setiap Hari?

Belajar 1 hingga 2 jam per hari lebih efektif daripada belajar 5 jam sekaligus dalam seminggu. Latihan harian membangun pemrosesan bahasa otomatis yang diuji oleh TOEFL. Jika Anda hanya bisa belajar di akhir pekan, usahakan dua sesi 3 jam dengan istirahat, bukan satu sesi 6 jam. Sesi harian terfokus selama 60 hingga 90 menit dengan latihan aktif (berbicara keras, menulis respons, membaca berwaktu) menghasilkan hasil lebih baik daripada tinjauan pasif.

Bagaimana Jika Skor Anda Tidak Meningkat Setelah Berminggu-minggu Belajar?

Jika skor Anda stagnan setelah 4 minggu atau lebih, masalahnya biasanya salah satu dari tiga hal berikut. Pertama, Anda mungkin berlatih tanpa meninjau kesalahan; tinjauan aktif lebih penting daripada mengerjakan lebih banyak soal. Kedua, Anda mungkin menghindari bagian terlemah dan menghabiskan waktu pada bagian yang sudah Anda kuasai. Ketiga, level bahasa Inggris umum Anda mungkin perlu ditingkatkan sebelum latihan khusus ujian bisa membantu. Pertimbangkan untuk mendapatkan masukan dari guru atau menggunakan latihan dengan penilaian AI untuk mengidentifikasi kelemahan spesifik dalam respons menulis dan berbicara Anda.

Ready to Put This Knowledge Into Practice?

Reading about the TOEFL iBT 2026 is a great start — but the best way to improve your score is deliberate practice with real feedback. English Exam gives you everything you need to prepare effectively:

AI-Powered Scoring

Get instant, detailed feedback on your Speaking and Writing responses — scored by AI against official rubrics.

All 12 Question Types

Practice every Reading, Listening, Writing, and Speaking question type you'll face on exam day.

Real Exam Simulation

Take full-length mock tests with real timing, adaptive modules, and authentic question flow.

Progress Tracking

Monitor your accuracy across all question types. See exactly where to focus your study time.

Start Practicing Free5 free questions per type · No credit card required

Related Articles